Surat Permohonan Maaf

Assalamu 'alaikum wr. wb
Salam sejahtera bagi semua

Sehubungan dengan datangnya 1 Syawal 1431 H serta banyaknya kesalahan daku pada kalian, maka dengan ini daku katakan "MINAL AIDZIN WAL FAIDZIN, MOHON MAAF LAHIR & BATIN. SELAMAT IDUL FITRI 1431 H." Segala bentuk kesalahan daku pada kalian, baik yang sengaja maupun tidak, baik yang kurang ajar maupun tidak, baik yang geblek atau tidak, tolong dimaafkan. Karena seluruh kesalahan daku ini akan mengganjal daku untuk bisa diterima di sisi-Nya..

Sekian dari daku. Apabila ada kekurangan serta kesalahan kata, daku mohon maaf. Terima kasih atas perhatian Saudara.

Wassalamu 'alaikum wr.wb

                                                                                                                 hormat daku,

                                                                                                               (TTD + materai 6000)

                                                                                                                   Aulia Fadhil Hutama, (calon) S.T.
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

AKU : WOW !!

WOW!! Ini kata utama yang aku katakan setelah lama gak ngeblog dan tiba-tiba jadi pengen ngeblog lagi. Udah banyak hal yang berubah dalam diriku..

WOW, udah lama banget ya aku gak ngeblog?
Terakhir kali aku ngeblog, disitu tertulis tanggal 3 April 2010. Sedangkan sekarang udah 8 September 2010. Wah, berarti udah 5 bulan aku gak ngeblog! hehe.. Di postingan ku yang terakhir itu judulnya Tibo Tresno. Jadi keinget ama seseorang nih. Tapi sudah gak ada harapan. Ya mau gak mau jadi harus dilupain deh. tersenyum lebar
Ampe sekarang, belum kepikiran buat bisa tibo tresno lagi jaman kuliah ini. Biarkan air mengalir sajalah. Ntar kalo tiba-tiba hati ini ada yang sreg, ya disyukuri aja. hehe

WOW, ternyata aku udah bukan anak SMA lagi, tapi sudah kuliah! Dan aku masuk ke universitas yang sebelumnya belum pernah terlintas untuk masuk kesana! Universitas yang rela berkorban menampungku yaitu Universitas Sebelas Maret (Solo). Disana aku ngambil jurusan Teknik Arsitektur.
ini logo nya UNS

Waktu pertama kali masuk UNS, aku mikir "Ya sudahlah gak apa-apa kuliah di sini dulu, ntar tahun depan ndaftar SNMPTN lagi biar bisa masuk ITB". Tapi setelah aku tahu lebih dalam tentang Arsitektur UNS, sekarang aku berpikir "Kalo aku gak bisa masuk di universitas favorit yang aku inginkan, maka aku akan menjadi orang terfavorit (maksudnya dominan, berprestasi, menonjol) di universitas ini. Kalo bisa, aku akan menjadi orang yang membuat universitas ini menjadi universitas terfavorit". Apa yang sohib ku katakan, "Universitas hanyalah sebagai fasilitas" memang benar. Tetap kitalah yang menentukan nasib kita sendiri. Dan aku yakin di Arsitektur UNS-lah jalan yang terbaik bagiku yang diberikan oleh Allah s.w.t. Disini aku bisa menjadi dominan. Coba kalo aku di ITB, pasti aku bakal jadi mahasiswa yang ter-goblok yang ntar bakal gak tahu apa-apa yang akhirnya membuatku tak bisa berkembang. Di Arsitektur UNS, aku yakin bisa mengembangkan diriku semaksimal mungkin, tak hanya bidang akademik tapi juga non-akademik.
Amin...

WOW, aku punya temen-temen baru!
Yak, seiring dengan berpindahnya aku ke lingkungan yang baru, pastinya aku juga mendapatkan teman-teman baru juga. Dan alhamdulillah teman-teman baruku di Arsitektur UNS orang nya baik-baik, lucu-lucu, nggemesin (oke, kalo yang ini lebay. hehe), pokoknya asik-asik dah! Yang aku heranin, kita langsung bisa klop dan langsung gila-gilaan bersama. Ya mungkin ini dampak positif dari kegiatan ospek. Ngerjain tugas ospek bareng-bareng ampe ngelembur membuat kita cepat kenal dengan yang lain. Sedih bareng, seneng bareng, semakin membuat kita saling mengenal satu sama lain dan tentunya menumbuhkan rasa solidaritas kita. (ciyeeeeee.. hahaha) Yang jelas aku seneng ama temen-temen baruku peluk erat

WOW, kehidupanku udah berubah !
Sekarang aku udah bukan anak SMA lagi, tapi udah jadi anak kuliah. Sekarang udah gak di Semarang lagi, tapi udah di Solo. Sekarang udah gak 1 rumah lagi sama ortu, tapi udah jadi anak kos. Sekarang udah gak bisa bebas maem, tapi udah harus pinter-pinter berhemat. Sekarang udah gak mikirin dia lagi, lebih tepatnya udah nyoba untuk ngelupain dia. Pokoknya, HIDUPKU UDAH BERUBAH DAN AKU BAHAGIA!! tersenyum lebar


*udah abis idenya mau nulis apa. hehe.. see you di postingan selanjutnya! bye.. melambaikan tangan
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Tibo Tresno (Jatuh Cinta)

Saya sedang jatuh cinta. Bukan jatuh cinta layaknya di lagu-lagu yang "jatuh cinta pada pandangan pertama", tetapi jatuh cinta pada pandangan yang entah ke berapa. Saya bisa jatuh cinta padanya karena kepribadiannya, dan juga senyumnya yang menyejukkan jiwaku. Bukan karena penampilannya.

Telah lama ku mengenalnya, tapi entah kenapa baru akhir-akhir ini aku suka padanya. Sikapnya yang lucu, ekspresi mukanya yang lucu (menggemaskan), dan sekali lagi senyumnya yang menyejukkan jiwaku.

Ingin rasa ku memilikinya, tapi entah kenapa sepertinya angin belum berpihak pada saya. Rasaku ini tak pernah tersampaikan padanya secara utuh, namun telah banyak yang hilang karena terpaan angin..

Semoga Sang Angin segera membawaku padanya.

Dan sekali lagi kukatakan bahwa Aku sedang Jatuh Cinta bukan pada Pandangan Pertama.. 
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Review UTUL UGM 2010

Hari ini (Minggu, 28 Maret 2010) merupakan hari dimana dilaksanakannya ujian seleksi masuk UGM, atau yang lebih dikenal dengan UTUL (Ujian Tulis) UGM. Dilaksanakan serentak di 13 kota di Indonesia, termasuk Semarang. Di Semarang sendiri pelaksanaannya bertempat di SMA Negeri 1 dan SMA Negeri 3 untuk jalur IPA, SMA Negeri 6 untuk jalur IPS, dan SMA Negeri 5 untuk jalur IPC. Untuk IPA dimulai dari pukul 07.00-14.00 WIB, IPS pukul 10.00-16.30 WIB, dan pukul 07.00-16.30 WIB untuk IPC. 

Materi yang diujikan adalah kemampuan IPA (Matematika IPA, Fisika, Kimia, Biologi), kemampuan dasar (Matematika dasar, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris) dan psikotes untuk jalur IPA. Untuk jalur IPS, kemampuan IPS (Sejarah, Ekonomi, Geografi), kemampuan dasar dan psikotes. Sedangkan untuk jalur IPC, selain kemampuan dasar dan psikotes juga diujikan kemampuan IPA dan IPS.

Sistem penilaiannya menggunakan 4 poin jika jawaban benar, -1 jika salah, dan 0 jika dikosongkan. Sehingga dapat dipastikan semua peserta seleksi sangat hati-hati dalam menjawab, agar tidak mendapatkan banyak poin -1.

Menurut yang saya baca di salah satu koran Semarang, dari sekitar 46.000 peserta yang mendaftar, hanya akan diterima 4.000 saja. Dan untuk Fakultas Kedokteran, yang memiliki banyak peminat dari tahun ke tahun, dari 12.000 peserta hanya akan diterima 120, sehingga tingkat kesulitannya 1:100. Diberitakan juga bahwa jurusan Teknologi Informasi yang baru dibuka tahun ini juga banyak peminatnya. Tapi sayang tak disebutkan berapa jumlahnya.

Kemampuan IPA
Untuk jalur IPA, yang diujikan pertama adalah kemampuan IPA. Dalam ujian ini, dari 75 soal yang diujikan saya hanya dapat mengerjakan sekitar 27 soal, tapi saya tidak tahu berapa jawaban yang benar-benar mendapatkan poin 4. Dari 27 soal itu, yang memberi banyak andil adalah Biologi, 12 dari 20 soal. Selanjutnya disusul Kimia 7 dari 20 soal, Matematika IPA 5 dari 15 soal, terakhir Fisika 3 dari 20 soal.

Dari soal-soal Fisika yang saya lihat tadi, karakteristik soalnya tidak beda jauh dengan soal tahun-tahun sebelumnya. Cara penyelesaiannya menggunakan konsep dasar yang sama. Begitu juga dengan Kimia, secara garis besar juga sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Mungkin bisa menjadi perhatian bagi adik kelas yang tahun depan ingin mendaftar UTUL UGM, saran saya, sebaiknya adik-adik semua belajar dari soal yang tahun-tahun lalu. Serta jangan lupa pahami benar-benar konsep dasarnya. Insya Allah dengan cara ini dan juga disertai dengan doa, adik-adik akan sukses dalam UTUL UGM tahun depan.

Namun, untuk Matematika dan Biologi, menurut saya karakteristiknya tidak sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Walaupun masih dalam satu bab, tapi cara penyelesaiannya berbeda. Saran saya, banyak-banyak latihan soal sajalah. Berdoa juga tentunya.

Kemampuan Dasar
Setelah mengerjakan kemampuan IPA, selanjutnya adalah kemampuan dasar. Karena sebelumnya sudah pusing karena soal-soal kemampuan IPA, saya membuat keputusan untuk mengerjakan Bahasa Indonesia terlebih dahulu. Ya, itung-itung refreshing dulu lah..

Soal-soal Bahasa Indonesia banyak didominasi oleh pertanyaan mencari inti kalimat dan inti paragraf, yang membutuhkan analisis tinggi. Dari 20 soal saya berani menjawab hingga 19 soal. Walaupun saya tidak yakin apakah jawaban saya itu benar/salah, saya berusaha untuk optimis saja. Semoga Allah memberikan yang terbaik.

Selanjutnya pilihan jatuh untuk mengerjakan Bahasa Inggris. 10 Soal yang pertama (jumlah 20) adalah tentang grammar. Dari 10 soal itu, saya hanya bisa mencoba untuk menjawab 6 soal saja. Itupun saya juga tidak tahu apakah akan benar atau salah. 10 Soal selanjutnya reading. Tapi karena banyak kosakata yang tidak saya mengerti, akhirnya saya terpaksa meninggalkannya dan berlanjut ke Matematika Dasar.

Meskipun berjudul "dasar", tapi menurut saya ini tidak dasar. Tetap membuat otak bercucuran keringat. Ditambah lagi dengan sudah menurunnya kondisi otak saya setelah diforsir dengan soal-soal sebelumnya, sehingga semakin menambah tingkat kesulitan dari soal-soal matemaatika dasar ini. Dari 20 soal, saya hanya bisa menjawab 7, yang belum pasti kebenarannya.   

Psikotes 
Terakhir adalah Psikotes. Psikotes ini terdiri dari mencari padanan  kata, lawan kata, penarikan kesimpulan, menggambarkan objek-objek yang diberikan ke dalam diagram (sebut sajalah begitu), penalaran angka, operasi hitung. Sepertinya ada lagi, tapi saya lupa apa itu. Dalam Psikotes ini, dapat ditebak bahwa kita tidak menemukan kesulitan yang berarti. Toh, sistem penilaian memakai minus sama sekali tidak berlaku di tes yang satu ini. Sehingga tidak terlalu susah untuk memikirkannya, hanya tinggal menjawab sebisanya saja.


sekian review dari saya, maaf apabila ada salah kata.. yang mau share dan/atau comment dipersilahkan.. 
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Kenyataan Pahit

Nasib sudah merupakan sebuah misteri bagi insan manusia. Kita tak tahu apa yang bakal terjadi pada kita 10 menit kemudian ataupun 10 tahun kemudian. Sama halnya dengan apa yang baru saja kualami siang ini (Senin, 1 Maret 2009), aku sama sekali tak menduga hal ini akan terjadi padaku..

Hal yang tak terduga itu adalah "hape ku nyemplung ke kolam ikan di sekolah" !! Oke, sepertinya peristiwa nyemplung nya hape ke air adalah suatu hal yg biasa saja, tidak ada sensasi nya. Tapi kalo yang kecemplung adalah hape kita, pasti menjadi luar biasa. Apalagi kalo kronologi kejadiannya sungguh meng-edan-kan. Tak akan bisa disangka bahwa nyemplungnya hape ini ternyata gara-gara perbuatan temen kita yg makweng.

Kalo diingat-ingat gimana kronologi kejadiannya, emang menggelikan. Tapi setelah kembali dalam keadaan sadar, TRAGIS !! Jadi begini kronologi kejadiannya (hanya dalam hitungan detik), "Saya sedang duduk di jembatan kecil di atas kolam ikan disambi mbales sms yg notabene lumayan pentinglah itu sms. Lalu datang lah sang tersangka di hadapan ku, berinisial "AB" (hahaha..). Entah apa yang ada di pikiran teman ku itu (yg ternyata adalah tersangkanya), tiba-tiba dia nyenggol tanganku. Dan apa hendak dikata, lepas lah hape itu dari genggaman sang pemiliknya dan akhirnya....Nyemplung Kolam !! PERFECT !! Lalu tanpa menunggu basa-basi, aku mencoba untuk mengambil hape, tapi ternyata (tambah sial) aku masih pake jaket, sehingga harus dicopot dulu biar gak basah. Baru dech tanganku bisa ngubek-ubek tu kolam nyariin hape ku.. Alhamdulillah hape ku ketemu (*sedikit lega). Tapi ya begitu lah keadaannya, sudah mati. Dengan langkah gontai, mencoba untuk membongkar hape dan menjemurnya sambil berharap hape itu akan bisa berfungsi."

Tragis memang, tapi karena kejadian ini juga teman-temanku jadi bisa tertawa lepas tanpa beban. Okelah, itu saya anggap sebagai pahala bisa menyenangkan hati orang.. hehe..



***
Ayo kembalilah engkau hape ku, ke pelukan sang pemilik mu ini (dengan segera).. Amien..
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Pilih Pesimis atau Optimis?

Hari ini-Jumat, 29 Januari 2010- pada saat mata pelajaran Matematika aku baru menyadari satu hal bahwa sepertinya ITB terlalu jauh bagiku. Hal ini kurasakan saat aku mengerjakan soal matematika dari guruku. Soal-soal itu terasa bagai sebuah kode-kode rahasia yang sangat sulit dipecahkan bagiku. Tapi saat kulihat teman-teman ku, mereka bisa memikirkan beberapa langkah lebih jauh tentang soal itu daripada aku.

Langsung ku terdiam mencoba merenungi apa yang telah kulakukan sampai saat ini untuk menuju ITB. Ternyata semua itu masih sangat lah kurang. Dan aku merasa menjadi orang paling goblok sedunia yang tidak bisa mengukur batas kemampuan dirinya sendiri. Sudah tahu kemampuannya hanya segitu, malah berani-beraninya pengen mendaftar ke ITB.

Hening, itulah yang kurasakan di hati saat ini setelah aku menyadari bahwa sepertinya aku bagaikan pungguk yang merindukan bulan..

Merenung, itulah yang harus kulakukan saat ini untuk mengetahui apa saja kekuranganku saat ini yang bisa mengakibatkanku tidak diterima di ITB..

Berusaha keras, merupakan harga mati bagiku bila ku ingin benar-benar bisa diterima di ITB. Serta memikirkan strategi belajar yang paling efektif bagiku agar ku bisa menguasai ilmu-ilmu yang dibutuhkan untuk menghadapai ujian masuk ITB, entah itu lewat jalur UM (Ujian Masuk) atau SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri).

Berdzikir dan berdoa. Semua yang kulakukan akan sia-sia jika tidak dibarengi dengan doa, karena yang memutuskan semuanya adalah Allah swt. Sedangkan berdzikir agar hati ini selalu tentram dan damai..


"Keberhasilan tidak ditentukan oleh kepintaran. Tapi diraih dengan Usaha Keras dan Doa.."
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Perjuangan Pelajar Abstrak

Setiap orang di dunia ini pasti akan selalu menempuh perjuangan demi meraih kehidupan nya yang lebih baik. Begitu juga dengan saya yang sedang berjuang untuk bisa lulus Ujian Nasional dan bisa diterima di Institut Teknologi Bandung (ITB). Perjuangan yang tentu sangat berat, terutama untuk bisa masuk ITB. Sudah hal pasti masuk ITB itu susah, apalagi untuk orang sekaliber seperti saya yang notabene masih manusia biasa.

Masih ingat di ingatan saya semasa kecil, bahwa saya ingin menjadi Arsitek. Beranjak SMP, saya mulai mengerti sedikit-sedikit apa jalan yang harus ku tempuh untuk bisa menjadi Arsitek. Tidak cuma Arsitek biasa, tetapi Arsitek yang LUAR BIASA!! Lalu masuk lah masa SMA, dimana saya menjadi mengerti bagaimana cara menjadi Arsitek. Masuk jurusan IPA, masuk Fak. Teknik Arsitektur, lalu uji sertifikasi. Kata bapak saya, jika ingin menjadi Arsitek yang benar-benar Arsitek, harus bisa masuk ITB! Sejak saat itulah saya menanamkan pada diri saya agar saya bisa diterima di ITB.

Perjuangan mulai terasa berat saat kelas XII. Melihat kenyataan bahwa ternyata masuk ITB itu memang susah. Saya lihat soal prediksi USM ITB, langsung saja di hati ini berkata, "Soal apaan nich? Gak mudeng sama sekali". Mulai dari situ saya sadar bahwa tingkat peluang masuk ITB naik menjadi beberapa level.

Saat ini, hampir tiap waktu ku habiskan dengan belajar. Oke, tidak setiap waktu. Karena pasti akan membuat saya jadi gila. Agar relevan, kita ganti dengan "tiap detik dalam hidup saya dibayang-bayangi oleh ITB dan UN". Sehingga ku mencoba sesering mungkin untuk belajar. Entah itu saat sekolah (pastinya), saat istirahat, saat pelajaran kosong, bahkan saat sedang buang air b***r. Tapi, hingga saat ini saya masih kesulitan untuk mengerjakan soal-soal prediksi USM ITB. Mungkin untuk soal-soal prediksi UN, okelah sudah berkembang pesat. Namun, tetap aja USM ITB menjadi prioritas utama.

Ya mungkin saya masih butuh waktu lagi. Dan semoga saja saat USM ITB besok (akhir Mei), saya sudah menjadi seorang siswa SMA yang siap menempuh pendidikan di Institut Teknologi Bandung..

Amin, Ya Allah..
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Masih mikir. .

Malam minggu kemaren (09 Januari 2009), Bulek ku yang dari Mojokerto nelpon aku ngomongin tentang kelanjutan kuliah ku mau kemana. Beliau ngasih pertimbangan ke aku mendingan kuliah di Semarang aja. Soalnya kalo mau ke Bandung (baca=ITB) kan jauh. Belum lagi biaya hidup disana yang emang notabene lebih tinggi daripada Semarang. Terus Bandung itu kota metropolitan, pergaulan nya harus lebih hati-hati. Dan yang paling penting, hingga membuat ku sangat memikirkannya yaitu, Bapak ku sekarang kesehatan sudah harus selalu dijaga, jangan sampe kecolongan sedikit pun. Mungkin dengan adanya aku di Semarang, bisa membantu ibu ku menjaga bapak ku. Apalagi adek ku juga masih lumayan kecil, baru mau masuk SMP. Belum terlalu bisa ngurus dirinya sendiri.

Jadi mungkin yang dimaksud kan Bulek ku, biar lah aku tetap di Semarang biar bisa ngerawat adek ku dan juga ngerawat bapak ku. Selain itu biar gak membebani orang tua ku yang harus membiayai kuliah ku mahal-mahal.

Setelah selesai mendengar saran dari bulek ku, aku langsung bingung memikirkan tentang rencana masa depan ku ini. Yang awal nya sudah mantap ingin melanjutkan ke ITB walaupun emang seleksi nya susah, sekarang menjadi bingung dan masih mikir-mikir lagi. Antara "tuntutlah ilmu sampai ke negeri Cina" dan "berbakti lah pada orang tua mu". Di satu sisi jika aku bisa masuk ITB, ntar kalo nyari kerjaan akan lebih gampang karena ada embel-embel ITB yang dianggap (dan memang) "Wah". Di sisi lain aku juga harus mempertimbangkan keadaan orang tua ku saat ini. Emang sich beliau berdua merestui aku untuk masuk ITB, juga dengan konsekuensi biaya segitu. Tapi masa' aku gak kasihan ama orang tua ku yang terbebani dengan kebutuhan ku ini. Betul kan ? Belum lagi jika Bapak ku kesehatan nya drop (jangan sampe dech!), pasti ibuku butuh bantuan ku entah ngurus bapak ku langsung atau ngejagain adek ku ini..

huvd.. Bingung ? Itu pasti.. Pusing ? Lumayan.. Tertekan ? Ya..

Semoga Allah memberikan petunjuk yang terbaik bagi ku. Selagi menunggu ditunjukkannya jalan, aku harus tetap berkonsentrasi, usaha keras, dan berdoa agar bisa masuk ITB.. Entah petunjuk apa yang akan diberikan oleh Allah nantinya, yang penting saat ini adalah konsentrasi dulu sepenuhnya ke ITB..

Bismillah..


~10 Januari 2010 ; 22.10 WIB~
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Sakit !

Cukup satu kata itulah yang bisa menggambarkan apa yang hatiku rasakan saat ini setelah membaca note mantan pacarku. Sakit . . . !! Ternyata hubungan selama 1 tahun 8 bulan yang telah kami jalin adalah sebuah kebohongan belaka dibalik kasih sayang semu darinya..

10 Maret 2007..
Itulah tanggal dimana aku jadian dengan mantan ku yang kusebut diatas. Aku masih ingat saat itu adalah hari Sabtu. Sorenya aku mencoba mencari rumahnya bersama temanku dan berhasil kutemukan. Langsung saja kusuruh dia keluar untuk menemuiku, berpura-pura ingin meminjam buku catatan. Memang akhirnya kupinjam, tapi tidak ku apa-apakan. Setelah pulang dan tiba di rumah, langsung ku sms dirinya. Basa-basi terlebih dahulu sebelumn akhirnya aku menyatakan perasaanku padanya. Tak seperti perkiraanku, ternyata dia menerimaku dan kami pun resmi menjadi sepasang kekasih..

Beberapa hari dan bulan pun telah dilalui dan kami masih menjadi sepasang kekasih. Masalah terus saja berdatangan dalam hubungan kami, terutama dari orang tua nya yang memang tak merestui hubungan kami. Tapi syukur saya ucapkan pada Tuhan karena kami masih bisa bertahan..

Aku merasa bahwa aku telah benar-benar menyayanginya. Itulah alasan mengapa aku tetap ingin mempertahankan hubungan ini walaupun banyak halangan dari orang tuanya. Hingga akhirnya,

17 November 2008
Dia minta putus. Waktu dia mengutarakan keinginannya itu, aku terheran-heran kenapa dia bisa minta putus begitu saja. Padahal 4 hari sebelumnya kami masih sempat sms-an dan hubungan kami baik-baik saja. Ku tanya alasan, dia tak mau menjawab. Hingga akhirnya ku mengerti bahwa ternyata dia sudah lebih dahulu jatuh hati dengan laki-laki lain, teman satu sekolahnya dan sahabat dekatnya..

1 Tahun berlalu sudah. Hari ini, Jumat 2 Desember 2009, aku iseng-iseng membaca note mantan ku di facebook nya. Ku baca seluruh note nya, hingga akhirnya aku membaca yang berjudul from best friend become love. Kutemukan fakta bahwa dia telah menyukai sahabatnya itu, bahkan sebelum aku mengenal mantan ku. Dia menerima ku agar dia bisa melupakan perasaannya terhadap sahabatnya itu. Tapi apa daya, perasaan itu tetap saja tertanam di lubuk hati terdalamnya hingga akhirnya dia memutuskan hubungan kasih dengan ku..

Hal ini membuat ku sakit hati dan merasa menyesal karena telah menyayangi orang yang salah. Pengorbanan ku selama ini ternyata tak cukup untuk bisa membuat ku benar-benar memilikinya..

Sakit,,
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS